
Asam Lambung Naik Saat Puasa? Ini Tipsnya
Berpuasa merupakan ibadah yang membawa banyak manfaat, baik secara spiritual maupun kesehatan. Namun, bagi sebagian orang, perubahan pola makan dan jam istirahat dapat memicu rasa tidak nyaman di perut, misalnya asam lambung naik, terutama bagi yang memiliki riwayat gangguan pencernaan. Kondisi ini sering membuat orang ragu untuk berpuasa, padahal dengan pola hidup yang tepat, keluhan tersebut bisa diminimalkan. Memahami penyebab, kebiasaan yang perlu dihindari, serta cara menjaga pola makan akan membantu puasa tetap lancar dan tubuh tetap bugar.
Penyebab Asam Lambung Naik Saat Puasa dan Cara Mengatasinya
Perubahan waktu makan menjadi faktor utama yang memengaruhi kondisi lambung. Saat perut kosong dalam waktu lama, produksi asam tetap berlangsung, sementara tidak ada makanan yang membantu menetralkannya. Selain itu, kebiasaan berbuka secara berlebihan atau mengonsumsi makanan pedas dan berlemak juga dapat memicu iritasi lambung.
Cara paling sederhana untuk mengatasinya adalah dengan memperhatikan menu sahur dan berbuka. Pilih makanan yang mudah dicerna, tidak terlalu pedas, serta mengandung serat dan protein seimbang. Hindari minuman berkafein berlebihan karena dapat merangsang produksi asam. Selain itu, usahakan untuk tidak langsung tidur setelah makan, karena posisi berbaring dapat mempermudah asam naik ke kerongkongan.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menjelaskan pentingnya pengaturan pola makan selama puasa bagi penderita gangguan lambung. Dalam salah satu materi edukasi kesehatan disebutkan, “Penderita maag tetap dapat berpuasa dengan mengatur pola makan dan menghindari makanan pemicu.” Anjuran tersebut menunjukkan bahwa kunci utama bukan pada menghindari puasa, melainkan pada cara menjaga pola makan dan kebiasaan sehari-hari.
Kebiasaan Sehari-hari yang Membantu Lambung Tetap Nyaman
Selain memperhatikan makanan, kebiasaan sehari-hari juga berperan penting. Tidur yang cukup, mengelola stres, dan menjaga aktivitas fisik ringan dapat membantu sistem pencernaan bekerja lebih stabil. Stres berlebihan diketahui dapat meningkatkan produksi asam, sehingga penting untuk tetap menjaga suasana hati selama menjalani ibadah.
Pola minum juga perlu diperhatikan. Memenuhi kebutuhan cairan sejak berbuka hingga menjelang tidur membantu tubuh tetap terhidrasi dan mendukung fungsi pencernaan. Minumlah air putih secara bertahap, bukan sekaligus dalam jumlah besar.
Menariknya, pengetahuan tentang pola hidup sehat, manajemen data kesehatan, dan pencegahan penyakit juga dipelajari secara mendalam di bidang kesehatan, termasuk pada program pendidikan seperti D4 rekam medis Kalimantan Barat. Bidang ini tidak hanya berfokus pada administrasi kesehatan, tetapi juga memahami faktor-faktor yang memengaruhi kondisi pasien, termasuk pola makan dan gaya hidup.

Tips Menu Sahur dan Berbuka untuk Hindari Asam Lambung Naik
Menu sahur sebaiknya mengandung karbohidrat kompleks seperti nasi merah, oatmeal, atau roti gandum, karena makanan tersebut dicerna lebih lambat sehingga energi bertahan lebih lama. Tambahkan protein seperti telur, tempe, atau ikan, serta sayuran untuk melengkapi kebutuhan nutrisi.
Saat berbuka, dianjurkan untuk memulai dengan makanan ringan seperti kurma dan air putih, kemudian dilanjutkan dengan makanan utama setelah jeda beberapa menit. Cara ini membantu lambung beradaptasi setelah beristirahat sepanjang hari. Sup hangat, sayur bening, atau lauk yang tidak digoreng berlebihan merupakan pilihan yang lebih aman.
Penting juga untuk makan secara perlahan. Kebiasaan makan terlalu cepat dapat membuat lambung bekerja lebih berat dan meningkatkan risiko rasa tidak nyaman. Mengunyah makanan dengan baik akan membantu proses pencernaan sejak awal.
Kesimpulan
Puasa tetap dapat dijalani dengan nyaman meskipun memiliki riwayat gangguan lambung, asalkan pola makan dan kebiasaan sehari-hari dijaga dengan baik. Memilih makanan yang tepat saat sahur dan berbuka, menghindari pemicu iritasi, serta menjaga waktu istirahat adalah langkah sederhana yang berdampak besar. Dengan memahami kebutuhan tubuh, puasa tidak hanya menjadi ibadah yang menenangkan, tetapi juga momen untuk membentuk gaya hidup yang lebih sehat.
Sementara bagi Anda yang ingin menempuh pendidikan D4 rekam medis Kalimantan Barat, STIKes Husada Borneo merupakan salah satu institusi pendidikan yang dapat dipertimbangkan. Kampus ini menyediakan program studi yang sesuai dan mendukung pengembangan wawasan di bidang tersebut. Informasi pendaftaran secara lengkap bisa kamu dapatkan di stikeshb.ac.id atau Instagram @stikeshb.
Sumber
https://www.alodokter.com/asam-lambung-naik-saat-puasa-begini-cara-mengatasinya
https://www.siloamhospitals.com/informasi-siloam/artikel/asam-lambung-naik-saat-puasa
Tag:asam lambung naik, puasa
