
Ubi Ungu Bisa Turunkan Gula Darah? Ini Penjelasannya!
Ubi ungu kaya akan nutrisi penting, termasuk serat, vitamin C, dan antioksidan. Kandungan antosianin dalam ubi ungu tidak hanya memberikan warna khas, tetapi juga memiliki manfaat antioksidan yang melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.
Selain itu, ubi ungu memiliki indeks glikemik (IG) lebih rendah dibandingkan nasi putih atau kentang. Makanan dengan IG rendah dicerna lebih lambat, sehingga tidak menyebabkan lonjakan gula darah secara tiba-tiba. Hal ini menjadikan ubi ungu pilihan yang lebih baik bagi penderita diabetes atau siapa saja yang ingin mengontrol kadar glukosa darah secara alami.
Apakah Ubi Ungu Dapat Menurunkan Gula Darah?
Penelitian oleh R Sumara et al. (2023) dalam jurnal asuhan keperawatan menemukan bahwa konsumsi ubi jalar ungu rebus berpengaruh signifikan terhadap penurunan kadar gula darah. Studi di Desa Paciran, Lamongan, menunjukkan hasil uji statistik ρ = 0,000 < α = 0,05, yang berarti terdapat hubungan nyata antara konsumsi ubi jalar ungu rebus dengan penurunan kadar glukosa darah.
Selain tinggi serat yang memperlambat penyerapan gula, ubi ungu juga mengandung zat bioaktif yang meningkatkan sensitivitas insulin. Antioksidan dalam ubi ungu membantu mengurangi stres oksidatif, yang sering dikaitkan dengan resistensi insulin dan gangguan metabolisme glukosa.
Tips Mengonsumsi Ubi Ungu untuk Menjaga Gula Darah
Ubi ungu dapat menjadi pilihan makanan sehat, tetapi cara mengolah dan mengonsumsinya sangat berpengaruh terhadap manfaatnya. Berikut beberapa cara agar manfaat ubi ungu lebih optimal bagi kadar gula darah:
Pilih ubi ungu rebus atau kukus
Cara ini menjaga kandungan serat dan nutrisi tetap optimal tanpa tambahan lemak berlebih. Proses pemanasan yang tidak berlebihan juga mempertahankan manfaat antioksidannya.

Hindari menggoreng ubi ungu
Proses penggorengan meningkatkan jumlah lemak dan kalori, yang dapat berdampak buruk pada keseimbangan gula darah. Sebaiknya hindari ubi ungu goreng atau keripik ubi ungu.
Kombinasikan dengan protein dan lemak sehat
Konsumsi ubi ungu bersama sumber protein seperti telur, tahu, atau daging tanpa lemak membantu memperlambat lonjakan gula darah. Lemak sehat dari alpukat atau kacang-kacangan juga bisa menjadi pendamping yang baik.
Batasi porsi konsumsi
Meskipun lebih sehat, konsumsi ubi ungu dalam jumlah berlebihan tetap bisa meningkatkan kadar gula darah. Porsi yang disarankan sekitar 100–150 gram per sajian.
Gunakan sebagai pengganti nasi atau kentang
Mengganti sumber karbohidrat utama dengan ubi ungu bisa menjadi langkah yang lebih sehat. Kandungan seratnya yang tinggi membantu menjaga rasa kenyang lebih lama.
Konsumsi secara rutin, tetapi tetap variasikan dengan makanan lain
Kombinasikan ubi ungu dengan sayuran hijau, protein, dan lemak sehat agar tubuh mendapatkan nutrisi yang seimbang dan lengkap.
Jangan tambahkan pemanis
Ubi ungu sudah memiliki rasa manis alami. Menambahkan gula, madu, atau susu kental manis bisa meningkatkan lonjakan gula darah. Lebih baik konsumsi secara alami tanpa tambahan pemanis.
Ubi ungu terbukti memiliki manfaat bagi kesehatan, terutama dalam membantu menurunkan dan mengontrol kadar gula darah. Namun, pola makan sehat dan gaya hidup aktif tetap menjadi faktor utama dalam menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh.
Bagi yang tertarik memahami lebih dalam mengenai pengelolaan kesehatan dan laboratorium bank darah, program kuliah bank darah Banjarmasin di STIKes Husada Borneo bisa menjadi pilihan tepat untuk mendalami ilmu di bidang ini.
Daftarkan diri Anda di stikeshb.ac.id dan follow Instagram @stikeshb untuk informasi lebih lanjut!
Sumber: https://jurnal-d3per.uwhs.ac.id/index.php/mak/article/download/159/112