
Tips Puasa Ramadhan 2026 Bagi Penderita Hipertensi
Puasa merupakan ibadah yang wajib bagi umat Muslim, namun bagi penderita hipertensi, menjalaninya memerlukan perhatian khusus. Tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah kondisi ketika tekanan darah dalam arteri terus-menerus berada di atas batas normal, yang jika tidak dikelola dapat meningkatkan risiko serangan jantung atau stroke. Menjelang puasa ramadhan 2026, penting bagi penderita hipertensi untuk memahami cara menjaga kesehatan agar puasa tetap aman dan lancar.
Puasa Ramadhan 2026 dan Tantangan Hipertensi
Selama puasa ramadhan 2026, perubahan jam makan dan minum bisa memengaruhi tekanan darah. Dehidrasi akibat kurang minum, konsumsi garam berlebihan saat sahur atau berbuka, serta makanan tinggi lemak dapat memicu fluktuasi tekanan darah.
Menurut American Heart Association, “Managing blood pressure during fasting is critical to prevent cardiovascular events and maintain overall health”. Hal itu menegaskan pentingnya perencanaan pola makan dan hidrasi bagi penderita hipertensi selama puasa.
Sahur Sehat untuk Menstabilkan Tekanan Darah
Sahur memiliki peran penting dalam menjaga kestabilan tekanan darah sepanjang hari. Menu sahur sebaiknya rendah garam dan mengandung karbohidrat kompleks, seperti nasi merah, oatmeal, atau roti gandum, agar energi dilepaskan secara bertahap.
Tambahkan protein sehat dari telur, ikan, atau kacang-kacangan untuk mendukung keseimbangan nutrisi. Konsumsi sayuran dan buah juga penting sebagai sumber serat dan antioksidan. Hindari minuman berkafein berlebihan karena dapat meningkatkan tekanan darah atau menyebabkan dehidrasi.
Strategi Berbuka Puasa Ramadhan 2026 yang Aman
Saat berbuka, penderita hipertensi disarankan untuk memulai dengan makanan ringan dan cairan, seperti air putih, kurma, atau jus buah tanpa tambahan gula. Setelah itu, konsumsi makanan utama yang rendah garam, seimbang antara karbohidrat, protein, dan lemak sehat.
Kementerian Kesehatan RI menekankan, “Penerapan gizi seimbang selama Ramadan penting untuk menjaga tekanan darah dan kesehatan secara menyeluruh”. Dengan mengikuti prinsip ini, penderita hipertensi dapat mengurangi risiko lonjakan tekanan darah setelah berbuka.
Kontrol Tekanan Darah dan Penggunaan Obat
Penderita hipertensi dianjurkan tetap memeriksa tekanan darah secara rutin, baik sebelum sahur maupun setelah berbuka. Jika menggunakan obat antihipertensi, konsultasikan dengan dokter terkait waktu konsumsi yang tepat agar tetap efektif selama puasa. Beberapa obat mungkin perlu diatur ulang dosisnya agar tekanan darah tetap stabil tanpa menimbulkan efek samping seperti pusing atau lemas.

Hidrasi dan Aktivitas Fisik Saat Puasa Ramadhan 2026
Hidrasi sangat penting bagi penderita hipertensi, terutama untuk mencegah dehidrasi yang dapat memengaruhi tekanan darah. Minum air putih di waktu berbuka dan sahur membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh.
Aktivitas fisik ringan, seperti berjalan santai setelah berbuka atau stretching, dianjurkan untuk melancarkan sirkulasi darah tanpa membebani jantung. Hindari olahraga berat di siang hari untuk mencegah tekanan darah naik secara tiba-tiba.
Kesimpulan
Menjalani puasa ramadhan 2026 bagi penderita hipertensi bisa aman jika disertai pengaturan pola makan, hidrasi, kontrol obat, dan gaya hidup yang seimbang. Sahur dan berbuka menjadi momen penting untuk menjaga kestabilan tekanan darah. Dengan persiapan yang tepat, puasa tidak hanya menjadi ibadah spiritual, tetapi juga mendukung kesehatan jantung dan pembuluh darah jangka panjang.
Bagi yang ingin lanjutkan program D3 bank darah Kaltim, STIKes Husada Borneo merupakan salah satu institusi pendidikan yang dapat dipertimbangkan. Kampus ini menyediakan program studi yang sesuai dan mendukung pengembangan wawasan di bidang kesehatan masyarakat. Informasi pendaftaran secara lengkap bisa kamu dapatkan di stikeshb.ac.id atau Instagram @stikeshb.
Sumber
https://keslan.kemkes.go.id/view_artikel/3239/asupan-gizi-yang-baik-saat-puasa
https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/high-blood-pressure/symptoms-causes/syc-20373410
https://ayosehat.kemkes.go.id/ini-dia-manfaat-puasa-bagi-penderita-hipertensi
https://jurnalnew.unimus.ac.id/index.php/jipmi/article/view/692
Tag:hipertensi, puasa, Puasa Ramadhan, ramadhan, tips
