
Mata Minus: Penyebab dan Cara Mengatasinya
Mata minus, atau miopia, adalah kelainan refraksi yang membuat seseorang sulit melihat objek jauh dengan jelas. Kondisi ini semakin umum terjadi, terutama pada anak-anak dan remaja, akibat pola hidup modern yang banyak melibatkan aktivitas membaca, menonton layar, atau bekerja di depan komputer. Banyak orang bertanya, mata minus disebabkan oleh apa, dan bagaimana cara mengatasinya agar penglihatan tetap optimal.
Apa Itu Mata Minus?
Mata minus terjadi ketika cahaya yang masuk ke mata jatuh di depan retina, bukan tepat di atasnya. Hal ini menyebabkan objek yang jauh tampak buram, sedangkan objek dekat masih terlihat jelas. Penyebab utama kondisi ini terkait dengan bentuk bola mata yang memanjang secara abnormal atau kelengkungan kornea yang terlalu kuat.
Menurut American Academy of Ophthalmology (AAO), “Myopia occurs when the eye is too long relative to its focusing power, causing distant objects to appear blurry”. Kutipan tersebut menegaskan bahwa perubahan struktural pada mata menjadi faktor utama munculnya mata minus.
Penyebab Mata Minus
Beberapa faktor yang dapat memicu mata minus meliputi:
1. Faktor Genetik
Anak-anak dengan orang tua bermata minus memiliki risiko lebih tinggi mengalami kondisi serupa.
2. Penglihatan Dekat yang Intens
Aktivitas membaca, menulis, atau menatap layar gadget terlalu lama tanpa istirahat dapat meningkatkan risiko.
3. Kurangnya Paparan Cahaya Alami
Studi menunjukkan anak-anak yang jarang bermain di luar rumah memiliki kecenderungan lebih tinggi mengalami miopia.
4. Faktor Lingkungan dan Gaya Hidup
Pola hidup modern yang lebih banyak dihabiskan di dalam ruangan dan kurang aktivitas fisik berdampak pada perkembangan mata minus.

Cara Mengatasi Mata Minus
Ada beberapa metode untuk mengatasi mata minus, tergantung tingkat keparahan dan usia:
1. Kacamata dan Lensa Kontak
Cara paling umum adalah menggunakan kacamata atau lensa kontak yang sesuai resep untuk memperbaiki fokus cahaya ke retina.
2. Orthokeratology (Ortho-K)
Lensa kontak keras yang dikenakan semalaman dapat membentuk kornea sementara untuk memperbaiki penglihatan siang hari.
3. Terapi Obat dan Nutrisi
Obat tetes tertentu, seperti atropin dosis rendah, dapat membantu memperlambat progresi miopia pada anak. Pola makan sehat kaya vitamin A, C, dan E mendukung kesehatan mata.
4. Operasi Laser (LASIK atau PRK)
Pada orang dewasa dengan kondisi stabil, operasi refraktif dapat menjadi solusi permanen dengan membentuk kembali kornea sehingga cahaya jatuh tepat di retina.
Mayo Clinic menyatakan, “Glasses, contact lenses, or refractive surgery can effectively correct myopia, improving distance vision and quality of life”. Kutipan ini menegaskan bahwa perbaikan penglihatan dapat dicapai dengan berbagai metode medis sesuai kondisi individu.
Pencegahan Mata Minus
Meskipun faktor genetik tidak dapat diubah, beberapa langkah dapat membantu mencegah atau memperlambat perkembangan mata minus:
- Batasi waktu menatap layar dan istirahatkan mata setiap 20-30 menit.
- Ajak anak-anak bermain di luar rumah untuk paparan cahaya alami.
- Perhatikan jarak membaca atau menulis minimal 30-40 cm dari mata.
- Konsumsi makanan sehat yang kaya vitamin A, lutein, dan zeaxanthin untuk kesehatan retina.
Kesimpulan
Mata minus adalah kelainan penglihatan yang dapat memengaruhi kualitas hidup jika tidak ditangani dengan tepat. Penyebab utamanya meliputi faktor genetik, kebiasaan penglihatan dekat, dan kurangnya paparan cahaya alami. Cara mengatasinya dapat berupa kacamata, lensa kontak, terapi obat, hingga operasi laser, sesuai kebutuhan dan kondisi individu. Pencegahan melalui pola hidup sehat, paparan cahaya alami, serta nutrisi yang tepat sangat dianjurkan untuk memperlambat progresi miopia. Pemahaman mengenai mata minus penting bagi mahasiswa kesehatan agar mampu memberikan edukasi dan intervensi pencegahan yang efektif.
Di sisi lain, bagi yang ingin lanjutkan pendidikan jurusan rmik Kalsel, STIKes Husada Borneo merupakan salah satu institusi pendidikan yang dapat dipertimbangkan. Kampus ini menyediakan program studi yang sesuai dan mendukung pengembangan wawasan di bidang tersebut. Informasi pendaftaran secara lengkap bisa kamu dapatkan di stikeshb.ac.id atau Instagram @stikeshb.
Sumber
https://www.aao.org/eye-health/diseases/what-is-myopia
https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/myopia/diagnosis-treatment/drc-20372560
https://www.nei.nih.gov/learn-about-eye-health/eye-conditions-and-diseases/myopia-nearsightedness
https://cdkjournal.com/index.php/cdk/article/download/305/275/279
Tag:mata minus, operasi, pencegahan, sebab
