
Kenali Ciri Ciri Darah Tinggi dan Cara Mencegahnya
Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah kondisi medis kronis yang bisa memicu berbagai komplikasi serius seperti stroke, serangan jantung, hingga gagal ginjal. Mengenali ciri ciri darah tinggi sejak dini dapat menjadi langkah penting untuk mencegah dampak fatal yang tidak diharapkan.
Sayangnya, banyak orang tak menyadari dirinya sudah mengalami tekanan darah tinggi karena tidak menunjukkan gejala yang jelas. Oleh sebab itu, edukasi mengenai tanda dan cara pencegahan alami menjadi hal yang sangat krusial.
Apa Penyebab Tekanan Darah Tinggi?
Tekanan darah tinggi bisa disebabkan banyak faktor yang saling berkaitan. Gaya hidup tidak sehat seperti konsumsi garam berlebih, kurang aktivitas fisik, merokok, hingga stres berkepanjangan menjadi penyumbang terbesar kasus hipertensi.
Faktor usia, genetik, dan kondisi medis tertentu seperti diabetes juga turut berkontribusi. Ketika dibiarkan tanpa kontrol, tekanan darah tinggi secara perlahan bisa merusak pembuluh darah dan organ penting tubuh.
Ciri-Ciri Darah Tinggi yang Perlu Diwaspadai
Ciri ciri darah tinggi seringkali tidak disadari hingga menimbulkan gangguan serius. Bahkan menurut Aspiani (2014), gejala hipertensi tidak selalu sama pada setiap individu dan terkadang muncul tanpa tanda apa pun.
Namun secara umum, beberapa keluhan sering dialami seperti sakit kepala terus-menerus dan rasa tidak nyaman pada tengkuk bagian belakang. Selain itu, penderita juga kerap merasakan tubuh berputar seperti mau jatuh serta jantung berdebar kencang tanpa sebab.
Gejala lain yang bisa menyertai yaitu telinga berdenging dan memerlukan penanganan cepat. Jika hipertensi sudah mempengaruhi sistem tubuh lainnya, menurut Smeltzer & Bare (2013), akan muncul tanda seperti mimisan, nyeri dada, hingga sesak napas.
Kemungkinan terjadi perubahan tajam pada pandangan mata juga perlu diwaspadai. Disertai pula dengan rasa pusing hebat (vertigo) dan kerap terbangun malam karena sakit kepala berat atau nokturia.
Ciri ciri darah tinggi tersebut sebaiknya tidak diabaikan, terutama jika terjadi secara berulang dan mengganggu aktivitas. Segera konsultasi ke tenaga kesehatan jika mengalami gejala-gejala tersebut.

Pencegahan Hipertensi Secara Alami
Mencegah tekanan darah tinggi tidak selalu harus bergantung obat-obatan. Perubahan gaya hidup secara konsisten justru lebih efektif menjaga kestabilan tekanan darah.
Langkah alami ini bisa dilakukan setiap hari. Berikut beberapa cara yang disarankan:
Kurangi konsumsi garam
Garam memicu retensi cairan yang meningkatkan tekanan darah. Batasi tidak lebih dari 5 gram per hari.
Perbanyak konsumsi buah dan sayur
Kandungan kalium, serat, dan antioksidan alami bantu menyeimbangkan tekanan darah.
Aktif bergerak minimal 30 menit sehari
Olahraga ringan seperti jalan kaki, bersepeda, atau yoga bantu memperkuat jantung.
Kelola stres dengan teknik relaksasi
Meditasi, pernapasan dalam, atau melakukan hobi bisa mengurangi tekanan emosional.
Jaga berat badan ideal
Berat badan berlebih terbukti meningkatkan risiko hipertensi.
Berhenti merokok dan batasi alkohol
Kedua zat ini dapat merusak pembuluh darah dan memperparah kondisi tekanan darah tinggi.
Mengenali ciri ciri darah tinggi adalah langkah awal untuk menghindari komplikasi jangka panjang. Deteksi dini, gaya hidup sehat, dan pemantauan rutin adalah kombinasi terbaik untuk mencegah hipertensi memburuk. Jangan tunda untuk melakukan perubahan sejak sekarang.
Untuk Anda yang memiliki minat dalam bidang kesehatan khususnya darah dan pengelolaannya, Anda bisa meneruskan pendidikan di D3 Bank Darah Kalsel, di STIKes Husada Borneo. Lulusan dari program ini berperan penting dalam sistem pelayanan kesehatan.
Daftarkan diri Anda di stikeshb.ac.id dan follow Instagram @stikeshb untuk informasi lebih lanjut!
Sumber: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/6012/4/4.%20Chapter%202.pdf