
Jaga Kesehatan dengan Pilihan Olahraga Ini Saat Puasa
Menjalankan ibadah puasa tentu menuntut disiplin, termasuk dalam mengatur pola makan, hidrasi, dan aktivitas fisik. Salah satu cara efektif untuk jaga kesehatan selama bulan puasa adalah tetap melakukan olahraga dengan tepat. Banyak orang menghindari olahraga karena takut tubuh menjadi lemas atau dehidrasi, padahal olahraga ringan hingga sedang justru membantu tubuh tetap fit dan meningkatkan energi setelah berpuasa. Pemilihan jenis olahraga yang tepat, waktu yang sesuai, serta durasi yang terkontrol akan mendukung pemulihan tubuh dan menjaga kesehatan secara optimal.
Pentingnya Olahraga Saat Puasa untuk Jaga Kesehatan
Olahraga saat puasa memiliki manfaat besar, termasuk meningkatkan metabolisme, menjaga berat badan ideal, dan menyehatkan jantung. Aktivitas fisik ringan, seperti berjalan santai atau yoga, membantu sirkulasi darah tetap lancar dan mengurangi risiko kelelahan.
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa berolahraga ringan selama puasa tidak menyebabkan penurunan performa yang signifikan, asalkan dilakukan pada waktu yang tepat dan tubuh cukup terhidrasi sebelum dan sesudah latihan. Dengan rutin berolahraga, tubuh akan lebih adaptif terhadap perubahan pola makan dan hidrasi selama puasa.
Jenis Olahraga yang Cocok Saat Puasa dan Jaga Kesehatan
Berikut ini adalah beberapa jenis olahraga yang cocok saat puasa:
1. Jalan Santai atau Jogging Ringan
Jalan santai atau jogging ringan selama 20-30 menit adalah pilihan yang aman. Aktivitas ini meningkatkan denyut jantung secara moderat, membakar kalori, dan menjaga fleksibilitas otot tanpa membuat tubuh kelelahan berlebihan. Waktu terbaik untuk melakukan olahraga ini adalah 30-60 menit sebelum berbuka puasa, sehingga setelah berolahraga, tubuh bisa segera mengisi cairan dan energi kembali.
2. Senam Ringan atau Yoga
Senam ringan dan yoga efektif untuk melatih otot, meningkatkan fleksibilitas, serta menenangkan pikiran. Gerakan yoga tertentu, seperti cat-cow pose atau sun salutation, bisa membantu sirkulasi darah dan mengurangi ketegangan otot. Senam ini juga cocok untuk dilakukan di sore hari, sekitar satu jam sebelum berbuka, agar tubuh tetap aktif namun tidak kelelahan.
3. Latihan Kekuatan dengan Beban Ringan
Latihan kekuatan dengan menggunakan dumbbell ringan atau resistance band dapat menjaga massa otot selama puasa. Pastikan durasi latihan singkat dan intensitas rendah hingga sedang. Latihan ini sebaiknya dilakukan setelah berbuka puasa, ketika tubuh telah mendapatkan energi dari makanan dan cairan, sehingga risiko dehidrasi atau lemas dapat diminimalkan.
4. Bersepeda Santai
Bersepeda santai di sekitar lingkungan rumah atau taman adalah olahraga yang menyenangkan sekaligus menyehatkan jantung. Lakukan bersepeda sekitar 20-30 menit, dengan intensitas ringan. Hindari rute menanjak atau medan berat yang bisa membuat tubuh terlalu lelah saat sedang berpuasa.
Waktu yang Tepat untuk Olahraga demi Jaga Kesehatan
Pemilihan waktu sangat penting agar olahraga memberikan manfaat maksimal tanpa membahayakan kesehatan. Ada beberapa opsi:
- Sebelum berbuka puasa: Olahraga ringan seperti jalan santai atau yoga, diikuti segera dengan minum air dan makanan ringan.
- Setelah berbuka puasa: Waktu ini ideal untuk olahraga yang lebih intens, seperti latihan kekuatan atau bersepeda, karena tubuh telah terhidrasi dan mendapatkan energi dari makanan.
Pakar kesehatan menyarankan untuk menghindari olahraga berat pada siang hari saat tubuh mengalami dehidrasi akibat puasa panjang. “Exercising during fasting should be done carefully, preferably during the hours with optimal hydration“.

Tips Penting Agar Olahraga Saat Puasa Aman dan Tetap Jaga Kesehatan
Berikut sejumlah tips agar olahraga anda lebih aman saat puasa:
- Hidrasi cukup: Pastikan minum cukup air saat sahur dan berbuka.
- Konsumsi makanan bergizi: Karbohidrat kompleks, protein, dan buah-sayuran membantu menjaga energi tubuh.
- Mulai perlahan: Jangan langsung melakukan olahraga berat, tingkatkan intensitas secara bertahap.
- Perhatikan tanda tubuh: Jika merasa pusing, lemas, atau mual, segera hentikan aktivitas dan istirahat.
Kesimpulan
Olahraga selama puasa tidak hanya aman jika dilakukan dengan tepat, tetapi juga merupakan cara efektif untuk jaga kesehatan tubuh dan mental. Pemilihan jenis olahraga yang ringan hingga sedang, waktu latihan yang sesuai, serta hidrasi yang cukup akan membantu tubuh tetap bugar, mengurangi kelelahan, dan menjaga energi selama berpuasa. Dengan memahami prinsip ini, ibadah puasa bisa dijalankan dengan lebih sehat dan optimal.
Sementara bagi yang ingin lanjutkan pendidikan di bidang perekam dan informasi kesehatan Kalbar, STIKes Husada Borneo merupakan salah satu institusi pendidikan yang dapat dipertimbangkan. Kampus ini menyediakan program studi yang sesuai dan mendukung pengembangan wawasan di bidang kesehatan dan gizi. Informasi pendaftaran secara lengkap bisa kamu dapatkan di stikeshb.ac.id atau Instagram @stikeshb.
Sumber
https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/physical-activity
https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC6983467/
https://keslan.kemkes.go.id/view_artikel/4051/olahraga-yang-tepat-saat-menjalankan-ibadah-puasa
Tag:jaga kesehatan, kesehatan, olahraga, puasa
