
Ibadah Puasa dan Kebiasaan yang Tidak Boleh Ditinggalkan
Puasa bukan hanya soal menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang menjaga keseimbangan tubuh agar tetap bugar sepanjang hari. Banyak orang merasa tubuh menjadi lemas karena pola makan dan istirahat yang kurang tepat selama ibadah puasa. Padahal, dengan kebiasaan yang sederhana namun konsisten, kondisi fisik tetap dapat terjaga.
Kebiasaan Sehat Saat Ibadah Puasa yang Perlu Dijaga
Menjaga kesehatan selama berpuasa sebenarnya tidak rumit. Kuncinya adalah konsistensi dalam menjalankan kebiasaan yang mendukung daya tahan tubuh. Berikut selengkapnya:
1. Tidak Melewatkan Sahur untuk Ibadah Puasa
Sahur merupakan sumber energi utama sebelum memulai aktivitas harian. Pilih makanan yang mengandung karbohidrat kompleks, protein, serat, serta cukup cairan agar tubuh tidak cepat lelah. Menu yang seimbang membantu menjaga kadar gula darah lebih stabil sehingga tubuh tidak mudah lemas di siang hari.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menekankan pentingnya asupan cairan selama Ramadan. Dalam panduannya disebutkan, “Drink plenty of water between sunset and dawn to avoid dehydration” (minumlah cukup air antara waktu berbuka hingga sahur untuk mencegah dehidrasi).
2. Mengatur Pola Makan Saat Berbuka
Berbuka puasa sering menjadi momen balas dendam dengan mengonsumsi makanan berlebihan. Padahal, makan terlalu banyak sekaligus dapat membuat sistem pencernaan bekerja terlalu berat. Disarankan untuk berbuka dengan makanan ringan terlebih dahulu, seperti kurma dan air putih, kemudian dilanjutkan dengan makanan utama setelah salat Maghrib.
Mengurangi makanan yang terlalu manis dan berlemak juga membantu menjaga berat badan dan kesehatan jantung. Pilihan menu yang lebih sehat, seperti sayur, buah, dan lauk yang diolah dengan cara direbus atau dipanggang, lebih dianjurkan.
3. Tetap Aktif Bergerak Saat Ibadah Puasa
Berpuasa bukan berarti berhenti berolahraga. Aktivitas fisik ringan seperti berjalan kaki, peregangan, atau bersepeda santai tetap penting untuk menjaga kebugaran. Waktu terbaik berolahraga biasanya menjelang berbuka atau beberapa jam setelah makan malam, ketika tubuh sudah mendapatkan asupan energi.
Aktivitas fisik yang teratur membantu menjaga metabolisme dan mencegah tubuh terasa kaku. Selain itu, olahraga ringan juga membantu kualitas tidur menjadi lebih baik.
4. Mengatur Waktu Tidur
Perubahan jadwal makan sering membuat waktu tidur ikut berubah. Kurang tidur dapat menyebabkan tubuh mudah lelah dan sulit berkonsentrasi. Karena itu, penting untuk mengatur waktu istirahat dengan baik, misalnya tidur lebih awal di malam hari atau menambahkan tidur singkat di siang hari. Tidur yang cukup membantu menjaga daya tahan tubuh dan memperbaiki jaringan tubuh yang lelah setelah beraktivitas.
5. Menjaga Asupan Cairan dalam Menjalani Ibadah Puasa
Kebutuhan cairan tetap harus terpenuhi meskipun waktu minum terbatas. Pola yang sering dianjurkan adalah membagi minum air menjadi beberapa waktu, misalnya saat berbuka, setelah makan malam, sebelum tidur, dan saat sahur. Cara ini membantu tubuh tetap terhidrasi tanpa harus minum dalam jumlah besar sekaligus.
Dehidrasi ringan dapat menyebabkan pusing, lelah, dan sulit berkonsentrasi. Karena itu, membatasi minuman berkafein seperti kopi atau teh berlebihan juga dianjurkan, karena dapat meningkatkan pengeluaran cairan dari tubuh.

Pentingnya Konsistensi dalam Menjaga Pola Hidup Sehat Saat Ibadah Puasa
Kebiasaan sehat tidak akan memberikan hasil jika hanya dilakukan sesekali. Konsistensi menjadi kunci agar tubuh dapat beradaptasi dengan perubahan pola makan dan waktu istirahat selama Ramadan. Menjaga rutinitas makan yang teratur, tidur cukup, dan tetap aktif bergerak akan membantu tubuh tetap bugar hingga akhir bulan puasa.
Selain manfaat fisik, pola hidup sehat juga berdampak pada kondisi mental. Tubuh yang segar membuat seseorang lebih fokus dalam beraktivitas maupun beribadah. Dengan begitu, bulan Ramadan dapat dijalani dengan lebih nyaman dan produktif.
Kesimpulan
Menjalani puasa dengan kondisi tubuh yang sehat memerlukan perhatian pada hal-hal sederhana seperti pola makan, tidur, aktivitas fisik, dan kecukupan cairan. Kebiasaan ini bukan hanya membantu menjaga energi sepanjang hari, tetapi juga mendukung kesehatan jangka panjang. Dengan disiplin dan kesadaran, setiap orang dapat menjalani Ramadan dengan tubuh yang tetap bugar dan pikiran yang lebih tenang.
Sementara bagi yang ingin lanjutkan kuliah rekam medis Banjarmasin, STIKes Husada Borneo merupakan salah satu institusi pendidikan yang dapat dipertimbangkan. Kampus ini menyediakan program studi yang sesuai dan mendukung pengembangan wawasan di bidang tersebut. Informasi pendaftaran secara lengkap bisa kamu dapatkan di stikeshb.ac.id atau Instagram @stikeshb.
Sumber
https://www.emro.who.int/nutrition/advice-for-the-public/healthy-ramadan.html
https://www.kemkes.go.id/article/view/19050700002/tips-sehat-berpuasa.html
https://ditwasotsk.pom.go.id/post/jangan-tinggalkan-kebiasaan-sehat-ini-saat-puasa https://www.klikdokter.com/gaya-hidup/sehat-bugar/5-kebiasaan-sehat-yang-tidak-boleh-ditinggalkan-saat-puasa?srsltid=AfmBOopeLTfnBzYTzVR9LWJIdjjRaYG3J6qRXDw4ETIZo3hhEQqGjNkq
Tag:ibadah puasa, sehat
