
Buah Terbaik untuk Berbuka Puasa
Setelah seharian menahan lapar dan haus, momen berbuka puasa selalu terasa istimewa. Tubuh yang telah beristirahat dari asupan makanan selama berjam-jam membutuhkan nutrisi yang tepat agar kembali bertenaga tanpa membebani sistem pencernaan. Karena itu, memilih buah sebagai menu awal berbuka puasa menjadi langkah yang bijak. Selain menyegarkan, buah mengandung gula alami, vitamin, mineral, dan serat yang membantu tubuh beradaptasi kembali secara perlahan.
Mengapa Buah Baik untuk Berbuka Puasa?
Saat berbuka puasa, kadar gula darah yang sempat menurun perlu dinaikkan secara bertahap. Buah mengandung fruktosa dan glukosa alami yang mudah diserap tubuh. Tidak hanya itu, kandungan air dalam buah membantu menggantikan cairan yang hilang selama puasa.
Menurut World Health Organization, konsumsi buah dan sayur yang cukup berperan penting dalam menjaga kesehatan tubuh. Dalam lembar fakta resminya disebutkan bahwa “Eating at least 400 g, or five portions, of fruit and vegetables per day reduces the risk of noncommunicable diseases”. Kutipan ini menegaskan bahwa buah bukan hanya sekadar pelengkap, tetapi bagian penting dari pola makan sehat, termasuk saat berbuka puasa.
Di Indonesia, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia juga menganjurkan konsumsi buah setiap hari sebagai bagian dari pedoman gizi seimbang. Dalam panduannya dijelaskan bahwa masyarakat dianjurkan untuk memperbanyak konsumsi buah dan sayur guna memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral harian. Artinya, menjadikan buah sebagai menu awal berbuka puasa adalah pilihan yang selaras dengan anjuran kesehatan resmi.
Kurma, Pilihan Sunnah untuk Berbuka Puasa
Kurma identik dengan bulan Ramadan. Selain mengikuti sunnah Nabi, kurma memang memiliki kandungan gizi yang mendukung pemulihan energi secara cepat. Buah ini kaya akan karbohidrat sederhana, serat, serta mineral seperti kalium dan magnesium.
Mengonsumsi satu hingga tiga butir kurma saat berbuka puasa membantu tubuh mendapatkan energi instan tanpa membuat perut terasa penuh. Teksturnya yang lembut juga mudah dicerna, sehingga cocok sebagai makanan pembuka sebelum menyantap hidangan utama.
Semangka dan Melon, Segar dan Menghidrasi Saat Berbuka Puasa
Selain kurma, buah dengan kandungan air tinggi seperti semangka dan melon sangat cocok dikonsumsi saat berbuka puasa. Kedua buah ini mengandung lebih dari 90 persen air, sehingga efektif membantu rehidrasi tubuh setelah seharian berpuasa.
Semangka juga mengandung likopen, antioksidan yang baik untuk kesehatan jantung. Sementara melon kaya vitamin C yang membantu menjaga daya tahan tubuh. Disajikan dalam potongan segar atau sebagai campuran es buah, keduanya menjadi pilihan praktis dan menyenangkan.

Pisang dan Pepaya, Lembut untuk Pencernaan
Setelah perut kosong dalam waktu lama, sistem pencernaan membutuhkan makanan yang tidak terlalu berat. Pisang dan pepaya termasuk buah yang lembut serta mudah dicerna. Pisang mengandung kalium yang membantu menjaga keseimbangan cairan dan fungsi otot, sedangkan pepaya kaya enzim papain yang mendukung proses pencernaan.
Mengawali berbuka puasa dengan buah-buahan ini dapat membantu mencegah gangguan lambung dan rasa begah. Kandungan seratnya juga membuat rasa kenyang bertahan lebih lama tanpa berlebihan.
Cara Bijak Mengonsumsi Buah Saat Berbuka Puasa
Walaupun buah menyehatkan, cara penyajiannya tetap perlu diperhatikan. Hindari menambahkan gula berlebihan dalam bentuk sirup atau susu kental manis karena justru meningkatkan asupan kalori. Lebih baik mengonsumsi buah segar secara langsung atau dijadikan jus tanpa tambahan gula.
Selain itu, beri jeda beberapa menit setelah makan buah sebelum menyantap makanan berat. Pola ini membantu tubuh beradaptasi dan mengurangi risiko gangguan pencernaan. Dengan pemilihan yang tepat, buah dapat menjadi fondasi menu berbuka puasa yang sehat dan seimbang.
Bagi kamu yang tertarik mendalami ilmu tentang pola makan sehat dan pengolahan bahan pangan, memilih jurusan gizi terbaik bisa menjadi langkah awal yang tepat untuk berkontribusi dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
Kesimpulan
Buah merupakan pilihan ideal untuk mengawali berbuka puasa karena kaya nutrisi, mudah dicerna, dan membantu memulihkan energi secara bertahap. Kurma, semangka, melon, pisang, dan pepaya adalah beberapa contoh buah yang dapat dikonsumsi sesuai kebutuhan dan selera. Dengan memperhatikan cara penyajian dan jumlah yang dikonsumsi, berbuka puasa dapat menjadi momen yang tidak hanya nikmat, tetapi juga menyehatkan.
Untuk yang ingin belajar dan masuk jurusan gizi terbaik, STIKes Husada Borneo merupakan salah satu institusi pendidikan yang dapat dipertimbangkan. Kampus ini menyediakan program studi yang sesuai dan mendukung pengembangan wawasan di bidang tersebut. Informasi pendaftaran secara lengkap bisa kamu dapatkan di stikeshb.ac.id atau Instagram @stikeshb.
Sumber
https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/healthy-diet
https://ayosehat.kemkes.go.id/isi-piringku-kebutuhan-gizi-harian-seimbang
https://www.alodokter.com/9-buah-yang-bagus-untuk-buka-puasa
Tag:berbuka puasa, buah
