
3 Bahaya Asbes untuk Kesehatan
Asbes pernah menjadi bahan bangunan yang sangat populer karena sifatnya yang tahan panas, kuat, dan relatif murah. Material ini banyak ditemukan pada atap, plafon, pipa, hingga pelapis dinding. Namun, di balik keunggulannya, terdapat ancaman serius yang sering kali tidak disadari. Serat halus dari asbes dapat terhirup dan menetap di paru-paru dalam jangka waktu lama. Inilah yang membuat bahaya asbes menjadi perhatian besar di dunia kesehatan kerja maupun kesehatan masyarakat.
Mengenal Bahaya Asbes bagi Tubuh
Asbes terdiri dari serat mineral alami yang sangat kecil dan mudah beterbangan ketika material rusak, dipotong, atau dibongkar. Ketika terhirup, serat ini dapat masuk ke saluran pernapasan dan sulit dikeluarkan tubuh.
Menurut World Health Organization, “All forms of asbestos are carcinogenic to humans”. Artinya, seluruh jenis asbes berpotensi menyebabkan kanker pada manusia.
Paparan jangka panjang menjadi faktor utama yang meningkatkan risiko gangguan kesehatan. Karena itu, memahami bahaya asbes sangat penting, terutama bagi pekerja konstruksi, renovasi bangunan, dan masyarakat yang tinggal di lingkungan dengan material lama berbahan asbes.
1. Bahaya Asbes terhadap Paru-Paru
Dampak pertama dan paling umum adalah kerusakan paru-paru. Paparan asbes dapat menyebabkan asbestosis, yaitu penyakit paru kronis akibat jaringan parut di paru-paru. Kondisi ini membuat paru kehilangan elastisitas sehingga penderita mengalami sesak napas, batuk berkepanjangan, dan mudah lelah.
Penyakit ini biasanya berkembang perlahan selama bertahun-tahun. Centers for Disease Control and Prevention menjelaskan bahwa asbestosis adalah penyakit serius yang muncul akibat inhalasi serat asbes dalam jangka panjang (Asbestos exposure can cause chronic lung disease and scarring).
2. Risiko Kanker Akibat Paparan Asbes
Salah satu ancaman paling mematikan adalah kanker. Paparan serat asbes dikaitkan dengan kanker paru-paru, kanker laring, dan mesothelioma, yaitu kanker langka yang menyerang lapisan paru-paru atau organ dalam.
Mesothelioma sering kali baru terdeteksi puluhan tahun setelah paparan awal. Hal ini membuat diagnosis menjadi sulit dan prognosis sering kali buruk. Inilah alasan mengapa bahaya asbes dikategorikan sebagai isu kesehatan global. Banyak negara bahkan telah melarang penggunaannya dalam industri bangunan demi melindungi masyarakat.
3. Gangguan Kesehatan Jangka Panjang
Selain paru-paru dan kanker, paparan asbes juga dapat memicu gangguan kesehatan lain seperti plak pleura, efusi pleura, hingga penurunan fungsi pernapasan. Risiko ini meningkat jika seseorang merokok, karena kombinasi rokok dan asbes memperbesar peluang terkena kanker paru.
Dalam kajian kesehatan lingkungan, isu material berbahaya seperti asbes juga menjadi pembahasan penting di institusi pendidikan kesehatan, termasuk STIKes terbaik Kalsel yang mendorong kesadaran terhadap keselamatan masyarakat.

Cara Mengurangi Paparan Asbes
Jika rumah atau bangunan lama masih menggunakan material asbes, jangan langsung membongkarnya sendiri. Proses pelepasan harus dilakukan dengan prosedur keselamatan yang ketat.
Gunakan tenaga profesional yang memiliki alat pelindung dan teknik penanganan khusus. Hindari memotong, mengebor, atau menghancurkan material asbes tanpa perlindungan.
Jika material masih dalam kondisi baik dan tidak rusak, risiko penyebaran serat biasanya lebih rendah. Namun, pemantauan tetap perlu dilakukan secara berkala.
Kesimpulan
Asbes memang pernah dianggap sebagai material unggulan, tetapi risiko kesehatannya sangat serius. Kerusakan paru-paru, kanker, hingga gangguan kesehatan kronis menjadi bukti nyata bahwa penggunaannya tidak bisa dianggap sepele. Edukasi mengenai bahaya asbes perlu terus ditingkatkan agar masyarakat lebih waspada terhadap paparan di lingkungan sekitar. Pencegahan dan penanganan yang tepat menjadi langkah terbaik untuk melindungi kesehatan jangka panjang.
Untuk yang ingin mempelajari lebih dalam terkait kesehatan lingkungan, STIKes Husada Borneo merupakan salah satu institusi pendidikan yang dapat dipertimbangkan. Kampus ini menyediakan program studi yang sesuai dan mendukung pengembangan wawasan di bidang tersebut. Informasi pendaftaran secara lengkap bisa kamu dapatkan di stikeshb.ac.id atau Instagram @stikeshb.
Sumber
https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/asbestos
https://www.cdc.gov/niosh/topics/asbestos/default.html
https://www.cancer.gov/about-cancer/causes-prevention/risk/substances/asbestos
https://www.alodokter.com/5-bahaya-asbes-untuk-kesehatan-yang-perlu-diketahui
Tag:asbes, bahaya asbes, kesehatan
