
Menyongsong Universitas Muhammadiyah Kalimantan Selatan Evolusi Besar STIKES Husada Borneo dalam Pendidikan Global

Banjarbaru — Sebuah babak baru dalam sejarah pendidikan tinggi di Kalimantan Selatan tengah dipersiapkan. STIKES Husada Borneo kini berada dalam fase transformasi strategis untuk menjadi Universitas Muhammadiyah Kalimantan Selatan (UMKS). Langkah besar ini diharapkan mampu menghadirkan institusi yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga menjadi pusat inovasi yang relevan dengan kebutuhan zaman.
Dorongan kuat ini disampaikan oleh Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) sekaligus Rektor ITBM Bali. Beliau menekankan bahwa transformasi STIKES Husada Borneo adalah ikhtiar nyata untuk menghadirkan perguruan tinggi berkualitas global yang berakar pada pengabdian masyarakat.
Memperkuat Catur Dharma sebagai Fondasi Utama
Dalam arahannya, Prof. Harun menggarisbawahi bahwa kualitas dosen adalah pilar paling krusial dalam keberhasilan transisi menuju universitas. Pengembangan kompetensi para pendidik di STIKES Husada Borneo harus senantiasa berlandaskan pada Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah.
Implementasi yang seimbang antara pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta penguatan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan akan menjadi pembeda bagi UMKS di masa depan. Fondasi inilah yang akan menjaga marwah akademik sekaligus karakter institusi di tengah arus modernisasi.
Literasi Digital dan Karakter Mahasiswa
Menghadapi tantangan global, talenta mahasiswa STIKES Husada Borneo harus dipersiapkan dengan dua instrumen utama: literasi digital dan literasi humanitas. Prof. Harun menegaskan bahwa kecakapan teknologi harus berjalan beriringan dengan karakter yang kuat.
“Mahasiswa tidak hanya dituntut untuk mahir dalam inovasi berbasis teknologi, tetapi juga wajib memiliki kepekaan sosial dan integritas moral. Keseimbangan inilah yang akan melahirkan lulusan yang mampu menjawab dinamika global tanpa kehilangan jatidirinya,” jelasnya.
Tata Kelola Modern dan Transparan
Selain aspek akademik, pembenahan sistem tata kelola institusi menjadi syarat mutlak dalam proses transformasi kelembagaan ini. Prinsip Good University Governance (GUG) harus diimplementasikan secara konsisten untuk memastikan transparansi, akuntabilitas, dan orientasi pada mutu.
Pemanfaatan sistem informasi yang modern dan terintegrasi akan menjadi kunci bagi UMKS dalam mengambil kebijakan yang cepat, tepat, dan responsif. Dengan basis data yang akurat, pengelolaan institusi akan lebih efisien dan siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Perjalanan STIKES Husada Borneo menuju universitas adalah bukti nyata komitmen Muhammadiyah dalam memperluas akses pendidikan berkualitas yang inklusif. Transformasi ini bukan sekadar pencapaian administratif, melainkan sebuah janji untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia demi kemajuan Kalimantan Selatan dan Indonesia.
